Urgensi Personal Branding Bagi Guru PAI dalam Memperkuat Kepercayaan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.0111/afkar.v2i3.258Kata Kunci:
Personal Branding, Guru Pendidikan Agama Islam, Kepercayaan Masyarakat, Profesionalitas Guru, Keteladanan.Abstrak
Personal branding menjadi salah satu aspek penting dalam membangun identitas profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran dan tanggung jawab pendidik. Guru PAI tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan memberikan keteladanan kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi personal branding bagi guru PAI dalam memperkuat kepercayaan masyarakat serta mengidentifikasi dimensi personal branding yang mendukung terbentuknya identitas profesional yang autentik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur yang relevan dengan personal branding, profesionalitas guru, pendidikan agama Islam, dan kepercayaan masyarakat. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi konsep dan menghubungkan berbagai gagasan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa personal branding guru PAI dapat dibangun melalui lima dimensi utama, yaitu kompetensi profesional, integritas, keteladanan, kemampuan komunikasi, dan konsistensi perilaku. Dimensi-dimensi tersebut berperan dalam membentuk persepsi masyarakat, memperkuat kredibilitas, menjaga reputasi profesional, serta mendukung hubungan yang positif antara guru dan masyarakat. Personal branding yang autentik tidak sekadar berorientasi pada pencitraan, tetapi harus tercermin melalui kualitas dan perilaku nyata yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman serta etika profesi. Dengan demikian, personal branding dapat menjadi salah satu unsur pendukung dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap guru PAI apabila dibangun secara konsisten, bertanggung jawab, dan berlandaskan kualitas profesional.
Referensi
Akbar, A., Budimansyah, D., Hakam, K. A., Dahliyana, A., & Kurniawaty, I. (2026). Keteladanan guru sebagai role model dalam pengembangan integritas peserta didik sekolah dasar. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(6), 1552–1559.
Akhyar, M., Sesmiarni, Z., Febriani, S., & Gusli, R. A. (2024). Penerapan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 606–618.
Al-Fatih, M. L. A. F., Kustati, M., & Bashori, B. (2025). Peran guru PAI sebagai role model dalam pembentukan akhlak peserta didik di era digital. JDP (Jurnal Dinamika Pendidikan), 12(1), 270–277.
Ali, M., Pradana, Y., Wahono, S. S., Machfudi, M. I., & Arifin, M. (2025). Keteladanan guru pendidikan agama: Kajian role model spiritual dan krisis moral di era teknologi. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(4), 1901–1909.
Angela, P. A., Ritonga, M. J., & Rachmat, I. (2026). Strategi personal branding dalam membangun reputasi profesional generasi Z berprestasi: Studi kasus pada Aditya Fadillah Aridwianto. Journal of Education and Social Sciences (JEDSOC), 2(4), 460–472.
Aulia, P. I., & Zakir, S. (2026). Personal branding guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun kepercayaan publik dan citra positif lembaga pendidikan Islam di era digital. Neoedu: Journal of Knowledge and Innovation, 1(1), 55–71.
Fadillah, C. N., & Ngaisah, N. C. (2023). Persepsi masyarakat mengenai guru laki-laki pada pendidikan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 63–73.
Ginting, A. H., Riza, S., Mariska, M. R., & Arlina, S. (2025). Guru sebagai teladan: Mewujudkan pendidikan agama Islam dalam kehidupan nyata. Fatih: Journal of Contemporary Research, 2(1), 300–315.
Hasanah, A., Nurhalisa, N., & Sa’adah, M. A. (2025). Pengalaman guru dalam mengidentifikasi dan mengatasi kesulitan belajar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 3(4), 116–124.
Hidayat, R., & Eliasa, E. I. (2024). Dampak komunikasi dalam membangun hubungan positif antara guru dan siswa: Kajian sistematis literatur. Jurnal Pendidik Indonesia, 5(2), 98–107.
Judijanto, L., Setiawan, Z., Saputra, R., Sarwono, D. A., Marbun, M. R., Permatasakti, D., . . . Ramadhan, H. (2024). Personal branding: Membangun citra positif dalam persaingan global. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter peserta didik: Upaya penguatan moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37.
Madiyan, M. A. (2024). Budaya guru dan krisis kepercayaan terhadap pendidikan. Journal of Education Research, 5(1), 734–739.
Maluyu, A. J. C., & Hanif, M. (2026). Produksi kepercayaan sosial antara guru, orang tua, dan komite sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nur Asshidiq. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 5(4), 124–129.
Maulana, M. R. (2023). Pengaruh kualitas tenaga pendidik terhadap pendidikan. Journal Sains and Education, 1(3), 102–109.
May, B., Aryani, R., & Putri, E. (2026). Strategi guru dalam membangun personal branding melalui konten TikTok. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(3), 3761–3771.
Naibaho, D. (2025). Pentingnya kode etik dalam mengembangkan profesionalisme guru. Journal Sains Student Research, 3(1), 354–359.
Nihaya, M., & Kemala, R. (2025). Integritas dan tanggung jawab sosial guru PAI dalam perspektif etika profesi keguruan. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 15(2), 426–434.
Prasahaja, F., Halisaturrohma, S. N., Rodhliyah, N. E., & Muhammad, D. H. (2026). Kajian konseptual tentang pengembangan kompetensi profesional guru PAI di era pendidikan abad 21. Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 9(1), 62–72.
Ramadani, A. A. (2025). Pengaruh tingkat kualitas informasi akun Instagram @makassar_iinfo terhadap tingkat kepercayaan followers [Disertasi doktoral, Universitas Hasanuddin].
Rifki, M., Sauri, S., Abdussalam, A., Supriadi, U., & Parid, M. (2022). Pengembangan karakter religius peserta didik berbasis keteladanan guru dalam pembelajaran PAI. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(001), 273–288.
Safitri, S. M., Masnawati, E., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh gaya mengajar guru, dukungan orang tua dan kepercayaan diri terhadap minat belajar siswa. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 14(1), 77–90.
Silaban, F., Siagian, L., & Siahaan, M. (2025). Pengaruh kompetensi pedagogik dan kemampuan berkomunikasi guru terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Negeri 35 Medan. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(3), 5097–5108.
Yolanda, Y., Fitri, N. B., & Aisy, Z. R. (2025). Pentingnya personal branding untuk membangun kepercayaan dalam bisnis di media sosial. Jurnal Manajemen Pemasaran, 1(1), 9–14.
Zakiyah, K., & Adabi, D. M. C. (2025). Persepsi masyarakat terhadap pendidikan agama Islam di sekolah umum. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(3), 100–110.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mulri Yanti, Supratman Zakir

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











