PeerReview

Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam menerapkan proses double-blind peer review, di mana identitas penulis dan reviewer dirahasiakan satu sama lain untuk menjaga objektivitas penilaian naskah. Setiap naskah yang dikirimkan akan melalui serangkaian tahapan sebelum diputuskan untuk diterbitkan.

Tahap pertama adalah pengecekan awal oleh editor untuk memastikan bahwa naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal serta mengikuti pedoman penulisan yang telah ditetapkan. Setelah itu, naskah akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme guna menjamin orisinalitas tulisan.

Selanjutnya, dilakukan penilaian awal oleh editor terkait kualitas akademik, kebaruan, dan kontribusi ilmiah naskah terhadap bidang pemikiran dan pendidikan Islam. Naskah yang tidak memenuhi kriteria pada tahap ini akan ditolak tanpa melalui proses review lebih lanjut.

Jika dinyatakan layak, naskah akan dilanjutkan ke tahap peninjauan sejawat (peer review) yang melibatkan minimal dua orang reviewer yang memiliki keahlian di bidang yang sesuai dengan topik naskah. Proses review dilakukan secara double-blind, di mana reviewer dan penulis tidak saling mengetahui identitas masing-masing.

Reviewer akan memberikan masukan, komentar, dan rekomendasi terkait substansi artikel, metodologi, relevansi teori, serta kontribusi ilmiahnya. Berdasarkan hasil review, editor akan memutuskan apakah naskah diterima, ditolak, atau dikembalikan kepada penulis untuk direvisi.

Revisi naskah oleh penulis harus dilakukan sesuai masukan dari reviewer dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Naskah yang telah direvisi akan dievaluasi kembali sebelum keputusan akhir penerbitan ditetapkan oleh editor.

Proses ini bertujuan untuk menjaga mutu akademik, objektivitas penilaian, serta integritas ilmiah dari setiap artikel yang diterbitkan oleh Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam.