Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Word Square Pada Mata Pelajaran PAI dengan Materi Meneladani Nama dan Sifat Allah Untuk Kebaikan Hidup di Kelas VII di SMPN 3 Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.0111/afkar.v1i01.51Kata Kunci:
Pengembangan, Bahan Ajar Modul, Word Square, Meneladani Nama dan Sifat Allah Untuk Kebaikan Hidup.Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, penulis menemukan masalah di SMPN 3 Pariaman yaitu bahan ajar yang biasa digunakan di SMP Negeri 3 Pariaman, khususnya pada mata Pelajaran PAI berupa buku cetak saja, pada bahan ajar tersebut terdapat kelemahan yaitu berupa kurangnya semangat siswa pada saat proses pembelajaran di mulai, dimana guru di sana hanya menjelaskan materi dengan metode ceramah saja, hal itu tentu saja membuat peserta didik merasa jenuh dan mengantuk ketika guru menjelaskan materi yang akan di sampaikan kepada peserta didik di dalam kelas. Untuk menarik minat peserta didik guru harus kreatif dalam memilih bahan ajar yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul berbasis word square yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian pengembangan (R&D) yang mempunyai 4 tahapan yaitu tahap pendefinisian tahap perancangan, tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berbasis word square. Penilaian instrument dari validator memperoleh nilai 0,75 kategori valid, uji validitas produk oleh ahli produk memperoleh nilai 0,86 kategori valid, uji validitas oleh ahli materi memperoleh nilai 0,75 kategori valid, uji validitas oleh ahli bahasa memperoleh nilai 0,72 kategori valid, uji praktikalitas oleh guru memperoleh nilai 78% kategori praktis, uji praktikalitas oleh peserta didik memperoleh nilai 72% kategori praktis, uji efektifitas memperoleh nilai 0,65 kategori efektif.
Referensi
Benny, A. P. (2019). Pengertian dan prinsip-prinsip pengembangan bahan ajar modul.
Departemen Pendidikan Nasional. (2011). Perundang-undangan: UU Sisdiknas (UU RI Nomor 20 Tahun 2003), PP RI Nomor 48–47 Tahun 2008, serta Permendiknas Nomor 49, 19, 15, 13 Tahun 2007. Jakarta: Cahaya Ilmu Cetak-Mencetak.
Firdha, N., & Zulyusri, Z. (2022). Pemakaian iSpring dalam pengembangan alat penataran interaktif Diklabio. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Hayati, 6(1), 101–106. https://doi.org/10.33369/diklabio.6.1.101-106
Fitri, K. E. (2015). Pengembangan materi didik aqidah adab di perguruan ibtidaiyah. Jurnal Riset, 9(2). https://doi.org/10.21043/jupe.v9i2.1326
Ikbar Rizal. (2024, Maret 11). Wawancara pribadi [Guru PAI SMPN 3 Pariaman].
Kristanti, D., & Julia, S. (2017). Pengembangan fitur penataran matematika bentuk 4-D buat kategori inklusi sebagai usaha tingkatkan atensi belajar anak didik. Jurnal Maju, 4(1).
Okra, R., & Novera, Y. (2019). Pengembangan alat penataran digital IPA di SMP N 3 Kecamatan Pos. Journal of Educational Studies, 4(2). https://doi.org/10.30983/educative.v4i2.2340
Suarsana, G. A., & Mahayukti, W. G. (2013, Oktober). Pengembangan materi mengarah jalan keluar permasalahan buat tingkatkan keahlian berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.23887/janapati.v2i3.9800
Supriadi, A., & Wati, S. (2023). Pengembangan materi didik berbentuk materi kepercayaan adab berbantuan teka-teki silang kelas X IPA di MAN 2 Agam. Jurnal Pendidikan dan Pengarahan, 5(1).
Suryadi, R., Ahmad, & Sumiyati. (2021). Pendidikan Agama Islam serta budi akhlak. Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan, Badan Riset dan Pengembangan serta Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Wahyuningsih, S. (2023). Asyiknya belajar fisika: Modul area besi berani dengan alat Words Square serta misteri silang. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Riset Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 A.E Harum Beladia Ananda, Charles Charles, Nurhasnah Nurhasnah, Salmi Wati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








