IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA
DOI:
https://doi.org/10.0111/afkar.v1i2.70Kata Kunci:
Pembelajaran Kooperatif, Keaktifan Siswa, Hasil BelajarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yaitu dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan terkait konsep, prinsip, dan penerapan pembelajaran kooperatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif, seperti Student Teams Achievement Division (STAD), Jigsaw, Group Investigation, dan Structural Approach, mampu menciptakan suasana belajar yang kolaboratif, interaktif, serta berpusat pada siswa. Melalui penerapan model ini, siswa lebih aktif dalam berdiskusi, bekerja sama, dan saling membantu memahami materi pembelajaran. Keaktifan siswa tersebut berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, baik dari segi pemahaman konsep maupun keterampilan sosial. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa
Referensi
Ahyar, D. B., Prihastari, E. B., Setyaningsih, R., Rispatiningsih, D. M., Zanthy, L. S., Fauzi, M., ... & Kurniasari, E. (2021). Model-model pembelajaran. Pradina Pustaka.
Ali, I. (2021). Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) dalam pengajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Mubtadiin, 7(1), 247–264.
Amalia, L., Astuti, D. A., Istiqomah, N. H., Hapsari, B., & Daniar, A. S. (2023). Model pembelajaran kooperatif. Cahya Ghani Recovery.
Arends, R. I. (2012). Learning to teach. McGraw-Hill.
Hamalik, O. (2015). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 1–13.
Huda, M. (2016). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2019). Cooperation and competition: Theory and research. Interaction Book Company.
Karlina, K., Aqsha, T., Nurzahara, J., & Ayu Saputri, D. (2024). Analisis pengaruh model pembelajaran kooperatif pada peningkatan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas, 9(2). https://doi.org/10.22437/jptd.v9i2.38110
Kurniawati, Y., Ngadimin, N., & Farhan, A. (2017). Hubungan keaktifan siswa dengan hasil belajar siswa pada penerapan model pembelajaran group investigation (Doctoral dissertation, Syiah Kuala University).
Lie, A. (2002). Cooperative learning: Mempraktikkan cooperative learning di ruang-ruang kelas. Grasindo.
Manullang, R., Rahmadana, M. F., & Putriku, A. E. (2017). Pengembangan model pembelajaran berbasis kooperatif. Jurnal Niagawan, 6(2), 65–73.
Murni, N. F. (2021). Upaya meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. In Science, Engineering, Education, and Development Studies (SEEDS): Conference Series (Vol. 5, No. 1).
Rusman. (2017). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Raja Grafindo Persada.
Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Teori, riset, dan praktik. Nusa Media.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Grasindo.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Tasya Aryati Sakinah, Wafiq Zahira Mardatilah, Gusmaneli Gusmaneli

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








