PENERAPAN KEGIATAN KULTUM JUM’AT PAGI SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER PERCAYA DIRI SISWA DI MTsN 2 PASAMAN KELAS 7
DOI:
https://doi.org/10.0111/afkar.v1i3.94Kata Kunci:
Penerapan Kegiatan Kultum, Membentuk Karakter Percaya DiriAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metode yang digunakan guru dalam memberikan kegiatan budaya untuk membentuk karakter percaya diri siswa di MTsN 2 Pasaman kelas 7. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan terdiri dari informan kunci dan informan pendukung, siswa serta informan pendukungnya yaitu Guru Pendidikan Agama Islam. dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan umum sebagai berikut: bahwa guru dalam membentuk karakter percaya diri siswa di MTsN 2 Pasaman menggunakan beberapa hal, yaitu: sebagai upaya pembiasaan peserta didik agar melekat. percaya pada kemampuan masing-masing, melatih diri berbicara di depan umum, melatih keberanian siswa, membentuk individu yang bertanggung jawab, menjadi generasi yang bermoral, dan diharapkan dengan budaya tersebut siswa dapat mengamalkannya di masyarakat dan lingkungan lainnya-yang lain misalnya.
Referensi
Ahmad Gharwasi. (2015). Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media.
Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Wal Ashri Publishing.
Hardani, H., et al. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu.
Hasan, M. (2018). Filsafat Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hawa, S., & Muhammad, S. (2021). Pembinaan akhlak peserta didik melalui kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) di SD Negeri 17 Pangkal Pinang. Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 4(2). https://doi.org/10.32923/kjmp.v4i2.2162
Hernowo. (2016). Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Husni, A. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Tafsir Al-Azhar karangan Prof. Dr. Hamka surat Al-Baqarah ayat 1–5. Indonesian Research Journal on Education, 3(1). https://doi.org/10.31004/irje.v3i1.224
Ilmi, D. (2022). Implementasi pendidikan karakter di Pondok Pesantren Daruz Zikri Manggilang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota. Journal on Education, 5(2).
Khazanah, U. (2013). Peran guru PAI dalam upaya pengendalian perilaku menyimpang siswa di SMAN 1 Pleret. UIN Sunan Kalijaga.
Lina, R., & Clara, E. (2019). Psikologi Kepribadian. Jakarta: Kencana.
Nuryana, A. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Lingkungan Sekolah. Malang: UMM Press.
Panjaitan, R. (2017). Metodologi penelitian. Jusuf Aryani Learning.
Perry, A. (2018). Self-Confidence Theory. New York: McGraw-Hill.
Pranoto, H. (2016). Upaya meningkatkan percaya diri melalui layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 1 Sungkai Utara Lampung Utara. Jurnal Lentera Pendidikan LPPM UM Metro, 1(1).
Sanjaya, W. (2020). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Suwardini, N. P. (2020). “Quo Vadis” pendidikan karakter dalam merajut harapan bangsa yang bermartabat. UNHI Press.
Tambak, S. (2014). Metode ceramah: Konsep dan aplikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tarbiyah, 21(2).
Tanjung, Z., & Amelia, S. H. (2017). Menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.29210/3003205000
Thoifah, I. A. (2015). Manajemen dakwah (sejarah dan konsep). Madani Press.
Tilaar, H. A. R. (2019). Pengembangan Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.
Wahab, A. (2017). Metode Dakwah untuk Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Wati, S. (2022). Kerja sama guru PAI dan orang tua dalam membina karakter religius peserta didik di SD 05 Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(3).
Yanas, M. A. (2022). Pembentukan karakter disiplin santri melalui kegiatan kultum. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1). https://doi.org/10.32528/tarlim.v5i1.7325
Zaidallah, A. I. (2002). Strategi dakwah dalam membentuk da’i dan khatib profesional. Kalam Mulia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rahma Wahyuni, Arman Husni, Charles Charles, Junaidi Junaidi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








