Personal Branding Guru PAI dalam Membangun Kepercayaan dan Reputasi Profesional

Penulis

  • Tetri Gustia Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Supratman Zakir Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.0111/afkar.v2i3.260

Kata Kunci:

Personal Branding, Guru PAI, Kepercayaan, Reputasi Profesional, Identitas Digital.

Abstrak

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan karakter peserta didik. Dalam perkembangan komunikasi digital, profesionalisme guru tidak hanya dinilai melalui kemampuan mengajar, tetapi juga melalui integritas, pola komunikasi, keteladanan, dan identitas yang ditampilkan di ruang publik. Artikel ini bertujuan menganalisis personal branding guru PAI dalam membangun kepercayaan dan reputasi profesional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur personal branding, identitas profesional guru, kepercayaan, reputasi, dan etika pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa personal branding yang efektif harus berlandaskan autentisitas, kompetensi, konsistensi perilaku, dan tanggung jawab etis. Kepercayaan terbentuk melalui pengalaman nyata para pemangku kepentingan, sedangkan reputasi berkembang dari penilaian yang terakumulasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, personal branding guru PAI perlu diarahkan pada penguatan kualitas profesional, keteladanan akhlak, komunikasi yang empatik, serta pengelolaan identitas digital yang bertanggung jawab.

Referensi

American Psychological Association. (2017). Ethical principles of psychologists and code of conduct. [https://www.apa.org/ethics/code]

Fombrun, C. J. (1996). Reputation: Realizing value from the corporate image. Harvard Business School Press.

Guna, A. A., & Zakir, S. (2025). Personal branding guru PAI sebagai cermin reputasi lembaga pendidikan Islam. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 4(4), 12–24.

Izi, A. N., Saputri, I. D., Rini, D. E. S., Fahrudin, F., & Izza, Z. R. (2025). Beyond the classroom: The role of personal branding in teacher professional identity construction. Suhuf: International Journal of Islamic Studies, 37(1), 139–150. [https://doi.org/10.23917/suhuf.v37i1.10008]

Keller, K. L. (2013). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (4th ed.). Pearson.

Kim, D., Long, Y., Zhao, Y., Zhou, S., & Alexander, J. (2021). Teacher professional identity development through digital stories. Computers & Education, 162, 104040. [https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104040]

Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734. [https://doi.org/10.2307/258792]

Montoya, P., & Vandehey, T. (2009). The brand called you: Create a personal brand that wins attention and grows your business. McGraw-Hill.

Muhaimin. (2012). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma pengembangan, manajemen kelembagaan, kurikulum hingga strategi pembelajaran. Rajawali Pers.

Peters, T. (1997). The brand called you. Fast Company, 10, 83–90. [https://www.fastcompany.com/28905/brand-called-you]

Rampersad, H. K. (2008). Authentic personal branding: A new blueprint for building and aligning a powerful leadership brand. Information Age Publishing.

Rushton, E. A. C. (2023). Understanding teacher identity in teachers’ professional lives: A systematic review of the literature. Review of Education, 11(2), e3417. [https://doi.org/10.1002/rev3.3417]

Selwyn, N. (2016). Education and technology: Key issues and debates (2nd ed.). Bloomsbury Academic.

Supriadi, Y., Pujasari, R. S., & Ruslan, R. (2022). Teachers digital identity management towards their current e-professionalism: A case in Indonesian EFL context. Journal of Education, Language Innovation, and Applied Linguistics, 1(1). [https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jelita/article/view/4446]

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-27

Cara Mengutip

Tetri Gustia, & Supratman Zakir. (2026). Personal Branding Guru PAI dalam Membangun Kepercayaan dan Reputasi Profesional. Al-Afkar: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 2(3), 506–518. https://doi.org/10.0111/afkar.v2i3.260

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.