Pendidikan Karakter Menurut Ki Hajar Dewantara dan Implementasinya di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.0111/afkar.v2i1.170Kata Kunci:
Pendidikan karakter, Ki Hadjar Dewantara, Teori Trikon, Trilogi Kepemimpinan, Sistem AmongAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan karakter menurut Ki Hadjar Dewantara serta implementasinya di sekolah. Latar belakang penelitian ini adalah semakin memprihatinkannya moral generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan minimnya pemahaman guru terhadap simbol-simbol pendidikan karakter, seperti trilogi kepemimpinan dan sistem among. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter menurut Ki Hadjar Dewantara menekankan pada pembentukan budi pekerti luhur sebagai satu kesatuan utuh antara batin, intelektual, dan jasmani. Implementasinya di sekolah dapat dilakukan melalui tiga konsep utama, yaitu Teori Trikon (Kontinuitas, Konvergen, Konsentris), Trilogi Kepemimpinan (Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani), serta Sistem Among yang berbasis pada kemerdekaan siswa tanpa paksaan, perintah, atau hukuman. Ketiga konsep ini sangat relevan diterapkan di era digital sebagai benteng terhadap dampak negatif budaya asing sekaligus pembentuk karakter unggul generasi penerus bangsa.
Referensi
Aini, S. Q., & Syamwil, F. (2020). Konstruksi pendidikan karakter siswa melalui keteladanan guru di sekolah. Indonesia Journal of Education Management (IJEM), 2(2), 149–156. https://doi.org/10.52627/ijeam.v2i2.34
Albany, D. A. (2021). Perwujudan pendidikan karakter pada era kontemporer berdasarkan perspektif Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Humanitas, 7(2), 93–107. https://doi.org/10.29408/jhm.v7i2.3393
Amaliyah, S. (2021). Konsep pendidikan keluarga menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1766–1770.
Apriliyanti, F., Hanurawan, F., & Sobri, A. Y. (2021). Keterlibatan orang tua dalam implementasi nilai-nilai luhur pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.595
Arsyad, L., Akhmad, E., & Habibie, A. (2021). Membekali anak usia dini dengan pendidikan karakter. WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, 5(1), 77–78.
Darmawati, S. H. (2015). Revitalisasi pendidikan karakter bagi guru dan siswa dengan implementasi konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara di SMP 32 OKU. Dalam Pembangunan Karakter Melalui Pendidikan dan Pembelajaran (hlm. 114–119).
Dewantara, K. H. (2011). Bagian pertama pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Foreska, A., & Hangestiningsih, E. (2019). Eksplorasi trilogi kepemimpinan Tamansiswa melalui peran kepala sekolah di SD Negeri Gedongkiwo. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 6(1), 712–716. https://doi.org/10.30738/trihayu.v6i1.7739
Ghifari, A., Sauri, S., & Alfarisi, Z. (2015). Pemikiran filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara.
Hikmasari, D. N., Susanto, H., & Syam, A. R. (2021). Konsep pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona dan Ki Hajar Dewantara. AL-ASASIYYA: Journal of Basic Education, 6(1), 19–31. https://doi.org/10.24269/ajbe.v6i1.4915
Idris, S. (2011). Perubahan sosial budaya dan ekonomi Indonesia dan pengaruhnya terhadap pendidikan. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 14(2), 219–231. https://doi.org/10.24252/lp.2011v14n2a7
Muchtar, D., & Suryani, A. (2019). Pendidikan karakter menurut Kemendikbud. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.33487/edumaspul.v3i2.142
Mudana, I. G. A. M. G. (2019). Membangun karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21285
Prasetyo, W. D. (2019). Kompetensi guru dalam proses pembelajaran ditinjau dari ajaran trilogi kepemimpinan. Dalam Prosiding Seminar Nasional PGSD UST.
Rachmi, R. N. Y., & Kuswanto, K. (2021). Pendidikan humanistik kunci sukses guru sekolah dasar sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Journal of Multiliteracies.
Ramadhani, S. P., Marini, A., & Sumantri, S. (2021). Bagaimana pengelolaan pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar? Jurnal Basicedu, 5(3). https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.916
Subagiya, B. (2023). Eksplorasi penelitian pendidikan agama Islam melalui kajian literatur: Pemahaman konseptual dan aplikasi praktis. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 304–318. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.14113
Sugiarta, I. M., et al. (2019). Filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara (Tokoh Timur). Jurnal Filsafat Indonesia, 2(3), 124–136. https://doi.org/10.23887/jfi.v2i3.22187
Suparlan, H. (2015). Filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan sumbangannya bagi pendidikan Indonesia. Jurnal Filsafat, 25(1), 57–74. https://doi.org/10.22146/jf.12614
Susilo, S. V. (2018). Refleksi nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam upaya mengembalikan jati diri pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1). https://doi.org/10.31949/jcp.v4i1.710
Widiarti, P. W. (2013). Pendidikan karakter berbasis empati pada anak-anak usia SD. Jurnal Informasi, 39(2), 83–91. https://doi.org/10.21831/informasi.v0i2.4446
Wiryopranoto, S., et al. (2017). Ki Hajar Dewantara: Pemikiran dan perjuangannya. Museum Kebangkitan Nasional, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jihan Aulya Putri, Rosdialena Rosdialena

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









