Zakat Digital Di Era Financial Technology (Fintech): Analisis Peluang, Tantangan, Dan Keabsahannya Dalam Perspektif Fiqh Ibadah

Penulis

  • Maya Sari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Nurasiah Ahmad Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.0111/afkar.v2i2.199

Kata Kunci:

Zakat Digital, Financial Technology, FinTech, Fiqh Ibadah, Hukum Islam.

Abstrak

Perkembangan Financial Technology (FinTech) telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan dan pembayaran zakat. Zakat digital hadir sebagai inovasi yang memudahkan umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat melalui berbagai platform digital seperti mobile banking, QRIS, dompet digital, dan aplikasi zakat daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi zakat digital di era FinTech, mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi, serta mengkaji keabsahannya dalam perspektif fiqh ibadah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan karya ilmiah yang relevan dengan tema zakat digital dan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat digital memiliki berbagai peluang, seperti kemudahan akses, efisiensi pengelolaan, transparansi, serta peningkatan penghimpunan zakat. Di sisi lain, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, antara lain rendahnya literasi digital masyarakat, risiko keamanan transaksi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap platform digital, dan kebutuhan pengawasan yang lebih optimal. Ditinjau dari perspektif fiqh ibadah, zakat digital dinilai sah selama memenuhi syarat dan rukun zakat, termasuk adanya niat, tamlik, wakalah, dan qabḍ hukmi yang diakui dalam fiqh muamalah kontemporer. Selain itu, zakat digital juga sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah karena mendukung kemaslahatan umat melalui peningkatan efektivitas dan pemerataan distribusi zakat.

Referensi

Abdullah, M. A. (2021). Pendidikan Islam: Menghadapi tantangan modernitas dan globalisasi. Akbarillah, M. W. (2025). Analisis efektivitas platform digital untuk pengumpulan zakat dan infaq perspektif syariah dan ekonomi. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(3), 1603–1616.

Alfatah, S., & Abdullah. (2024). Optimalisasi zakat di era digital: Peran teknologi dalam transparansi dan efisiensi distribusi. Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam, 2(2), 11–31. https://doi.org/10.32493/amq.v2i1.41735

Arifin, M. T. (2026). Digitalisasi pengelolaan zakat dalam perspektif fiqh muamalah kontemporer. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(11), 454–460. https://doi.org/10.5281/zenodo.20543680

BAZNAS. (2024). Optimalisasi pemanfaatan digital dalam pengelolaan zakat. Jakarta: Badan Amil Zakat Nasional.

Habibi, M., Salsabil, I. A., Kesuma, N. R., Nurlatifah, S., Fallah, H. A., Ulhaq, G. D., Auliarahma, S., & Aghnia, M. R. (2025). Keabsahan zakat online dalam perspektif hukum Islam: Analisis normatif terhadap pelaksanaan zakat di era digital. Eshraq: Journal of Islamic Studies, 1(1), 59–77.

Indriani, C., Khoiri, U., & Novendri, M. (2024). Transformasi zakat menuju era digital: Peluang dalam penanggulangan kemiskinan. Jurnal Masyarakat Madani, 9(1), 41–62. https://doi.org/10.24014/jmm.v9i1.28500

Khothimah, P. A. J. F., Arifah, R. N., Kusumaningrum, Y. Y., Rizky, A. F., & Utami, A. P. (2025). The role of financial technology (FinTech) in improving the efficiency and transparency of zakat payments in Indonesia: Challenges and opportunities. YUME: Journal of Management, 8(1), 1493–1503.

Maimuna, I., Suprayitno, E., & Khusnudin. (2024). Digitalisasi pembayaran zakat dalam upaya meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pengelolaan zakat. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 14(2), 115–130.

Margiyanto, L. (2021). Zakat fitrah melalui aplikasi online dalam perspektif hukum Islam (Skripsi Sarjana). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Marzuki, I., & Indriyani, M. (2023). Analisis efektivitas pembayaran digital dalam optimalisasi pengumpulan zakat di BAZNAS DKI Jakarta. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 7(2), 88–102.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Noviani, T. A., Khoiruddin, & Sofiana, A. (2025). Zakat fund management through financial technology in the digital era: A maqāṣid al-sharī'ah approach. International Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 11(1), 55–72.

Pujianto, B. L., & Kristianingsih. (2020). Analisis program layanan zakat digital terhadap penerimaan zakat dengan pendekatan DEA pada BAZNAS. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 7(8), 1501–1515.

Salsabila, J. N. (2024). Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat di era digital. JSE: Jurnal Sharia Economica, 3(2), 116–124. https://doi.org/10.46773/jse.v3i2.1369

Saputra, A., Kamal, M. A., & Qudratullah. (2025). Analisis peran strategis BAZNAS dalam digitalisasi zakat untuk pemberdayaan umat. Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam, 9(1), 46–61.

Satria, & Ariandi, E. (2025). Preferensi muzakki dalam pembayaran zakat digital melalui BAZNAS: Analisis hukum Islam dan regulasi. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, 6(4), 1129–1142.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Syaifulloh, M. R. (2024). Digitalisasi zakat: Peluang dan tantangan dalam optimalisasi pengumpulan. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 227–244.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Maya Sari, & Nurasiah Ahmad. (2026). Zakat Digital Di Era Financial Technology (Fintech): Analisis Peluang, Tantangan, Dan Keabsahannya Dalam Perspektif Fiqh Ibadah. Al-Afkar: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 2(2), 273–286. https://doi.org/10.0111/afkar.v2i2.199

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.