Hubungan Antara Ketepatan Penggunaan Inhalasi Salmetero / Fluticasone Propionate dengan COPD Assesment Test (CAT) Pada Pasien PPOK Rawat Jalan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.156Kata Kunci:
PPOK, Inhaler, Salmeterol/Fluticasone Propionate, CAT, Ketepatan PenggunaanAbstrak
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit saluran napas kronis yang ditandai dengan gejala pernapasan persisten dan hambatan aliran udara. Keberhasilan terapi PPOK sangat bergantung pada ketepatan teknik penggunaan inhaler agar obat dapat mencapai target kerja di paru-paru secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketepatan cara penggunaan inhalasi Salmeterol/Fluticasone Propionate dengan skor COPD Assessment Test (CAT) pada pasien PPOK rawat jalan di RS Ibnu Sina Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 56 orang pasien PPOK yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi teknik penggunaan inhaler sesuai panduan standar dan kuesioner CAT untuk mengukur status kesehatan pasien. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,6% responden menggunakan inhaler dengan tepat dan 46,4% tidak tepat. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ketepatan penggunaan inhalasi Salmeterol/Fluticasone Propionate dengan skor CAT (p = 0,018). Dengan demikian, ketepatan teknik penggunaan inhaler terbukti secara signifikan mempengaruhi tingkat keparahan gejala pada pasien PPOK.
Referensi
Adhitama, L. F., Dianati, S., & Indrayanti, D. (2024). Evaluasi penggunaan obat dan hasil terapi pada pasien paru obstruktif kronik (PPOK) di instalasi rawat jalan RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Java Health Journal, 1, 1–22.
Amini, S., Ghasemi, A., Solduzian, M., Rahimi, B., Heidari, K., Hadjibabaie, M., & Kargar, M. (2020). Is inhaler technique associated with quality of life in patients with chronic obstructive pulmonary disease? Current Therapeutic Research, 93. https://doi.org/10.1016/j.curtheres.2020.100608
Dalimunthe, R. A., & Arbaningsih, S. R. (2020). Hubungan antara COPD Assessment Test (CAT) dengan faal paru pada pasien penyakit paru obstruktif kronis di Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan tahun 2018. Jurnal Pandu Husada, 1(2), 122. https://doi.org/10.30596/jph.v1i2.4575
Dayani, E., & Adiana, S. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan inhaler pasien asma rawat jalan di rumah sakit X periode Februari–Maret 2023. Indonesian Journal of Health Science, 3(1), 52–59. https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i1.417
Egiestine, D. P., Oktobiannobel, J., Hasbie, N. F., & Soemarwoto, R. A. S. (2023). Gambaran kepatuhan penggunaan inhaler lama dan quality of life pada pasien PPOK di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(5), 1943–1950. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i5.10061
Ekaputri, M. (2023). Karakteristik demografi pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(1), 85–93.
Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease. (2025). Global initiative for chronic obstructive lung disease 2025 report.
Hatefi, A., Emadzadeh, A., Amini, M., & Milani, N. (2021). Evaluation of inhaler use technique among patients with chronic obstructive pulmonary disease. Journal of Cardio Thoracic Medicine, 9(2), 786–797.
Janson, C. (2020). Treatment with inhaled corticosteroids in chronic obstructive pulmonary disease. Journal of Thoracic Disease, 12(4), 1561–1569. https://doi.org/10.21037/jtd.2020.02.51
Lorensia, A., Queljoe, D. D., Karina, B. L., & Heru, A. (2016). Studi kelengkapan penjelasan cara penggunaan sediaan controller inhaler (kombinasi kortikosteroid dengan beta-2 agonis) jenis Diskus®. Jurnal Ilmiah Manuntung, 2(2), 137–146. https://doi.org/10.51352/jim.v2i2.58
Meilisa, M., Djuwita, R., & Satria, E. B. (2023). Analisis situasi masalah penyakit tidak menular di Kota Bukittinggi. Human Care Journal, 8(1), 1. https://doi.org/10.32883/hcj.v8i1.2196
Najihah, N., Theovena, E. M., Ose, M. I., & Wahyudi, D. T. (2023). Prevalensi penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) berdasarkan karakteristik demografi dan derajat keparahan. Journal of Borneo Holistic Health, 6(1), 109–115. https://doi.org/10.35334/borticalth.v6i1.3550
Nugraha, M. I., & Bunda, P. T. (2022). Perbandingan kualitas hidup pasien penyakit paru obstruktif kronis dengan menggunakan kuesioner COPD Assessment Test (CAT) dan Clinical COPD Questionnaire (CCQ). Journal of Anesthesiology Tiara Bunda, 1, 19–27.
Nugroho, I. A., & Ratri, Y. P. (2023). Perbedaan skor COPD Assessment Test pada penderita penyakit paru obstruktif kronik dengan riwayat merokok dan tidak merokok. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 7(2), 83–90. https://doi.org/10.36474/caring.v7i2.317
Prastikaningrum, D., Lutfiyati, H., & Dianita, P. S. (2018). Gambaran tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan inhaler pada pasien asma rawat jalan di RSUD Tidar Kota Magelang periode Februari 2016. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.31603/pharmacy.v4i1.2586
Sari, C. P., Hanifah, S., & Annisa, Y. (2021). Efektivitas pengobatan pada pasien penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) di rumah sakit wilayah Yogyakarta. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 11(4), 215–227. https://doi.org/10.22146/jmpf.56418
Tama, G. R. (2016). Evaluasi ketepatan penggunaan inhaler dan tingkat kepuasan terapi inhalasi pada pasien asma di RS Panti Rapih Yogyakarta (Skripsi).
Tamási, L., Bartha, A., Ferencz, A., Tímár, M., Vahteristo, M., Takala, A., & Müller, V. (2022). Effectiveness and treatment compliance of salmeterol-fluticasone Easyhaler® among patients with asthma, COPD, or asthma-COPD overlap syndrome: Real-world study findings. Pulmonary Therapy, 8(4), 369–384. https://doi.org/10.1007/s41030-022-00201-z
World Health Organization. (2024). Chronic obstructive pulmonary disease (COPD). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive-pulmonary-disease-(copd)
Zazuli, Z., Ramasamy, K., & Adnyana, I. K. (2018). Evaluasi teknik penggunaan inhaler pada pasien asma dan PPOK di suatu sarana pelayanan kesehatan primer: Suatu studi pendahuluan di Selangor Malaysia. Jurnal, 8(2), 80–89.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Husni Dzarizqa, Ariesta Kirana Efmisa, Khairil Armal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











