Analisis Efektivitas Terapi Antiretroviral terhadap Kualitas Hidup Pasien HIV di RSUD Kecamatan Mandau

Penulis

  • Dini Akbara Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Tika Afriani Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Ariesta Kirana Efmisa Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.141

Kata Kunci:

HIV, Antiretroviral, Kualitas Hidup, Kepatuhan, Viral Load.

Abstrak

Epidemi HIV masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, termasuk di RSUD Kecamatan Mandau yang mencatat 353 pasien hingga tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik responden dan efektivitas terapi antiretroviral (ARV) dengan kualitas hidup pasien HIV. Metode penelitian menggunakan analitik prospektif dengan pendekatan quasi eksperimental terhadap 94 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-HIV BREF dan MMAS-8. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah laki-laki dewasa muda dengan pendidikan SMA. Analisis bivariat mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara karakteristik sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan) serta komponen efektivitas terapi (status viral load, kepatuhan, jenis terapi, dan lama terapi) dengan kualitas hidup pasien (p-value < 0,05). Disarankan optimalisasi peran apoteker dalam pemantauan terapi untuk menjaga kualitas hidup pasien.

Referensi

Abbas, A. (2017). Monitoring efek samping obat anti-tuberkulosis (OAT) pada pengobatan tahap intensif penderita TB paru di Kota Makassar. Jurnal Agromedicine and Medical Sciences, 3(1), 19–24.

Aini, N., Ramadiani, R., & Hatta, H. R. (2017). Sistem pakar pendiagnosa penyakit tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 12(1), 56. https://doi.org/10.30872/jim.v12i1.224

Christy, B. A., Susanti, R., & Nurmainah, N. (2022). Hubungan tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis terhadap efek samping obat anti tuberkulosis (OAT). Jurnal Syifa Science Clinical Research, 4(1), 484–493. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14830

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2005). Pharmaceutical care untuk penyakit tuberkulosis. Pharm World Science, 18(6), 233–235. https://doi.org/10.1037/0033-3204.30.3.524

Fadhila, A., & Gustin, R. K. (2019). Kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam menjalani pengobatan. Jurnal Kesehatan, 10, 47–52. http://ejurnal.stikesprimanusantara.ac.id/

Ghozali, M. T., & Murani, C. T. (2023). Relationship between knowledge and medication adherence among patients with tuberculosis: A cross-sectional survey. Bali Medical Journal, 12(1), 158–163. https://doi.org/10.15562/bmj.v12i1.3826

Hasanah, W. M. (2024). Hubungan efek samping obat anti tuberkulosis (OAT) dengan kepatuhan meminum obat pada pasien tuberkulosis resisten obat. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Herawati, E., & Purwanti, O. S. (2018). Hubungan antara pengetahuan dengan efikasi diri penderita tuberkulosis paru. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 11(1), 1–9. https://doi.org/10.23917/bik.v11i1.10585

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/755/2019.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan hasil studi inventori tuberkulosis Indonesia. Kemenkes RI.

Kurniasih, N., Muthoharoh, N., Harun, N., Ramdan, S. R. K., & Indriastuti, M. (2022). Hubungan pengetahuan dan efek samping obat terhadap kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis di Puskesmas Sukaratu Tasikmalaya. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(2), 203–212. https://doi.org/10.37874/ms.v7i2.301

Ningrum, T. K., & Rahmi, M. (2020). Deskripsi efek samping obat anti TB pada pasien TB yang sedang menjalani pengobatan TB di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4(1), 60–65. https://doi.org/10.36341/jka.v4i1.1298

Pratiwi, I. A. (2021). Hubungan efek samping obat anti tuberkulosis (OAT) terhadap kepatuhan pengobatan pasien TB paru di Puskesmas Baja Kota.

Ruben, S. D., Tondok, S. B., & Suprayitno, G. (2023). Korelasi efek samping obat anti tuberkulosis dengan kepatuhan pengobatan pasien TB paru. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 4(3), 413–420. https://doi.org/10.47065/jharma.v4i3.3670

Ula, D. (2022). Gambaran pengetahuan pasien tuberkulosis paru tentang efek samping obat anti tuberkulosis di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Widianingrum, T. R. (2017). Hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien TB. Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77638

Wiratmo, P. A., Setyaningsih, W., & Fitriani. (2021). Riwayat pengobatan, efek samping obat dan penyakit penyerta pasien tuberkulosis paru terhadap tingkat kepatuhan berobat. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia, 2(1), 30–36. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v2i1.46

World Health Organization. (2016). Global tuberculosis report 2016. European Respiratory Journal, 44(1), 23–63.

World Health Organization. (2020). Tuberculosis report.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Dini Akbara, Tika Afriani, & Ariesta Kirana Efmisa. (2026). Analisis Efektivitas Terapi Antiretroviral terhadap Kualitas Hidup Pasien HIV di RSUD Kecamatan Mandau. Al-Syifa: Journal of Medical and Public Health Sciences, 1(1), 21–32. https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.141

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >> 

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.