Pengaruh Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Terhadap Luaran Klinis Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukitinggi Tahun 2025

Penulis

  • Cindy Alviyana Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Ariesta Kirana Efmisa Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Miftahul Jannah Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.155

Kata Kunci:

Hipertensi, KIE, Pengetahuan, Kepatuhan, Luaran Klinis

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, di mana salah satu strategi keberhasilan terapinya adalah pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh KIE terhadap pengetahuan, kepatuhan, dan kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen menggunakan rancangan pretest-posttest control group terhadap 75 responden. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan, skala kepatuhan (MMAS-8), dan data kualitas hidup yang dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien setelah intervensi KIE (p < 0,05), namun tidak ditemukan pengaruh signifikan terhadap kualitas hidup selama periode penelitian (p > 0,05). Kesimpulannya, KIE sangat efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien, tetapi diperlukan intervensi lebih lama untuk memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup secara menyeluruh.

Referensi

Alfian, R., Susanto, Y., & Khadizah, S. (2017). Kualitas hidup pasien hipertensi dengan penyakit penyerta di poli jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura. Jurnal Pharmascience, 4(1), 39–47. https://doi.org/10.20527/jps.v4i2.5774

Avelina. (2020). Hubungan hipertensi dengan kualitas hidup pasien. Jurnal Keperawatan, 12(1), 45–??. https://doi.org/10.33475/mhjns.v1i1.10

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013. Kementerian Kesehatan RI.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Blush, P. (2014). Hypertension guidelines: Diagnosis and treatment. American Journal of Hypertension, 27(1), 15–??.

Dewi. (2015). Kepatuhan minum obat pada pasien kronis. Jurnal Keperawatan Indonesia, 18(2), 123–??.

Dhar, S., et al. (2017). Medication adherence in hypertension: Determinants and interventions. Clinical Hypertension, 23(1), 17–??.

Fitrina. (2023). Data kunjungan pasien hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan riset kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan RI.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Pujasari, et al. (2015). Ketidakpatuhan terapi obat antihipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1), 22–??.

Rahmadani. (2018). Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 99–??. https://doi.org/10.31000/jkft.v2i1.692

World Health Organization. (2013). A global brief on hypertension: Silent killer, global public health crisis.

World Health Organization. (2020). Hypertension.

Yuliana. (2020). Karakteristik pasien hipertensi di puskesmas Kota Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 33–??.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Cindy Alviyana, Ariesta Kirana Efmisa, & Miftahul Jannah. (2026). Pengaruh Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Terhadap Luaran Klinis Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukitinggi Tahun 2025. Al-Syifa: Journal of Medical and Public Health Sciences, 1(1), 167–181. https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.155

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>