Pengaruh Edukasi DAGUSIBU Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pada Lansia dalam Penanganan Limbah Farmasi Rumah Tangga di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bengkalis Kecamatan Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.154Kata Kunci:
DAGUSIBU, Lansia, Limbah Farmasi Rumah Tangga, Pengetahuan, Sikap.Abstrak
Pengelolaan limbah farmasi rumah tangga yang tidak tepat, seperti pembuangan obat sisa atau kedaluwarsa secara sembarangan, dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan dan lingkungan. Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap permasalahan tersebut karena tingginya penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar) terhadap pengetahuan dan sikap lansia dalam penanganan limbah farmasi rumah tangga di wilayah kerja UPT Puskesmas Bengkalis Kecamatan Bengkalis. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design pada 98 responden lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test pada variabel pengetahuan dan sikap dengan nilai signifikansi p < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif lansia dalam penanganan limbah farmasi rumah tangga
Referensi
Adhani, R. (2018). Pengelolaan limbah medis pelayanan kesehatan. Lambung Mangkurat University Press.
Akici, A., Aydin, V., & Kiroglu, A. (2018). Assessment of the association between drug disposal practices and drug use and storage behaviors. Saudi Pharmaceutical Journal, 26(1), 7–13. https://doi.org/10.1016/j.jsps.2017.11.006
Anggraeni, D. (2019). Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Deepublish.
Asmadi. (2013). Pengelolaan limbah medik dan limbah B3 rumah sakit. Gosyen Publishing.
Aulia, R. (2021). Pengelolaan limbah medis di puskesmas. Deepublish.
Eliyah, D., P., E., & Hanim, T. R. (2024). Perubahan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Sialang Rindang, Puskesmas Tambusai, Rokan Hulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Fitria, N., Hidayat, M. A. P., Wati, E. A., Fathikasari, A. C., Adella, M. J. F., Rahmadani, J. A., et al. (2024). Pengetahuan dan praktik pengelolaan obat pada lansia penderita hipertensi dengan dan tanpa diabetes melitus dengan status polifarmasi. Jurnal Farmasi Komunitas, 11(2). https://doi.org/10.20473/jfk.v11i2.52653
Hadi, S. (2016). Metodologi research. Andi Offset.
Ikatan Apoteker Indonesia. (2014). Pedoman DAGUSIBU: Dapatkan, gunakan, simpan, dan buang obat dengan benar. Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
Ikatan Apoteker Indonesia. (2017). Pedoman pelaksanaan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (GEMA CERMAT). Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
Juli, N., Handayani, D., & Rahmawati, S. (2023). Perilaku masyarakat terhadap pengelolaan limbah obat rumah tangga di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Kurniawan, A. (2020). Pengelolaan limbah rumah tangga dan dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. Deepublish.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Nurfitria, R. S., Rasyidin, K., Nyoman, N., Mas, S., & Anggriani, A. (2022). Praktik pengelolaan dan pemusnahan limbah obat pada sarana pelayanan farmasi komunitas wilayah Bandung Timur. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 83–92. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.83-92
Nyaga, M. N., Nyagah, D. M., & Njagi, A. (2020). Pharmaceutical waste: Overview, management, and impact of improper disposal. Preprints.
Pujiastuti, E., & Kristiani, E. (2019). Perilaku masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga di lingkungan perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Rahayu, A. P. (2021). Pengelolaan obat yang tidak terpakai dalam skala rumah tangga di Kota Bandung. Majalah Farmaseutik, 17(2), 238–244. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i2.64389
Shaleha, R. R., Aprilia, B., & Triana, I. (2023). Edukasi DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, buang) obat di Desa Tambaksari Kabupaten Cilacap. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 773. https://doi.org/10.62411/ja.v6i3.1533
Sinaja, C. A., & Gunawan, S. (2020). Polifarmasi pada lansia di panti wreda: Fokus pada penggunaan obat kardiovaskular. Tarumanagara Medical Journal, 2(2), 430–436. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i1.9755
Sudjana, N., & Ibrahim. (1989). Penelitian dan penilaian pendidikan. Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utami, V. W., Aini, S. R., & Puspitasari, C. E. (2022). Profil drug related problems (DRPs) pada pasien skizofrenia di instalasi rawat inap Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB tahun 2020. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 8(1), 87–94. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2022.008.01.9
Wahyunita, S., Nazarudin, M., & Sidiq, N. M. (2023). Edukasi DAGUSIBU dalam meningkatkan kepedulian penggunaan obat secara rasional di masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 4(3), 585–591. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i3.20555
Zulbayu, L. O. M. A., Nasir, N. H., Awaliyah, N. H., & Juliansyah, R. (2021). Edukasi DAGUSIBU di Desa Puasana Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat.
Zulfa, I. M., Handrianto, P., Wardani, R. K., & Kusumo, G. G. (2018). Peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat melalui penyuluhan penggunaan obat yang benar. Journal of Computer Science and Visual Communication Design, 1(2), 69–78. https://doi.org/10.55732/jossd.v1i2.169
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mohammad Reza Firmansyah, Khairil Armal, Miftahul Jannah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











