Studi Kesesuaian Pelaksanaan Aseptic Dispensing Sediaan Steril Injeksi Berdasarkan Regulasi di RSUD Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i2.236Abstrak
Aseptic dispensing merupakan proses penyiapan sediaan steril yang harus dilakukan dengan teknik aseptik untuk mencegah kontaminasi dan menjamin keamanan sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, mengetahui tingkat kesesuaian, dan mengidentifikasi aspek yang paling banyak mengalami ketidaksesuaian pada pelaksanaan aseptic dispensing sediaan steril injeksi di Instalasi Farmasi RSUD Bengkalis. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional. Sampel terdiri atas 11 tenaga kefarmasian dan pengamatan dilakukan sebanyak 90 sesi selama 14 Juni–13 Juli 2026 pada shift pagi, siang, dan malam. Instrumen berupa checklist 50 indikator yang mencakup sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, standar operasional prosedur (SOP), serta proses aseptic dispensing. Setiap indikator diberi skor 1 untuk YA dan 0 untuk TIDAK. Dari 4.500 kesempatan penilaian diperoleh 4.385 penilaian YA dan 115 penilaian TIDAK, dengan tingkat kesesuaian keseluruhan 97,44% dan kategori sesuai. Kesesuaian masing-masing aspek adalah SDM 93,80%, sarana dan prasarana 100,00%, SOP 94,29%, dan proses aseptic dispensing 99,22%. Ketidaksesuaian terbanyak terdapat pada aspek SDM, terutama indikator bukti pelatihan aseptic dispensing yang memiliki kesesuaian 63,33%. Secara umum, pelaksanaan aseptic dispensing di RSUD Bengkalis sesuai dengan indikator penelitian, namun peningkatan kompetensi petugas dan konsistensi penerapan SOP tetap diperlukan.
Referensi
American Society of Health-System Pharmacists. (2014). ASHP guidelines on compounding sterile preparations. American Journal of Health-System Pharmacy, 71(2), 145–166. https://doi.org/10.2146/sp140001
Anderson, R. W., Lajeunesse, J. D., et al. (2005). Using a medium-fill simulation to evaluate the microbial contamination rate for USP medium-risk-level compounding. American Journal of Health-System Pharmacy, 62(3), 285–288. https://doi.org/10.1093/ajhp/62.3.285
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Austin, P. D., Hand, K. S., & Elia, M. (2015). Systematic review and meta-analysis of the risk of microbial contamination of parenteral doses prepared under aseptic techniques in clinical and pharmaceutical environments: An update. Journal of Hospital Infection, 91(4), 306–318. https://doi.org/10.1016/j.jhin.2015.04.007
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 34 Tahun 2018 tentang pedoman cara pembuatan obat yang baik.
Boom, F. A., Ris, J. M., Veenbaas, T., Le Brun, P. P. H., & Touw, D. (2021). Reducing the risk of non-sterility of aseptic handling in hospital pharmacies, part B: Risk control. European Journal of Hospital Pharmacy, 28(6), 325–330. https://doi.org/10.1136/ejhpharm-2019-002179
Boom, F. A., Ris, J. M., Veenbaas, T., Le Brun, P. P. H., & Touw, D. (2022). Reducing the risk of non-sterility of aseptic handling in hospital pharmacies, part A: Risk assessment. European Journal of Hospital Pharmacy, 29(3), 151–156. https://doi.org/10.1136/ejhpharm-2019-002178
Connor, T. K. (2017). Auditing sterile compounding competency with video observation. American Journal of Health-System Pharmacy, 74(16), 1218–1219. https://doi.org/10.2146/ajhp170293
Dewi, N. L. P. L., Ginarsih, N. M., & Wirasuta, I. M. A. G. (2021). The implementation of Indonesia Health Minister Regulation related to sterilized dispensing in “X” Hospital in Gianyar-Bali. Journal Pharmaceutical Science and Application, 3(2), 82–90. https://doi.org/10.24843/JPSA.2021.v03.i02.p04
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit.
Permatasari, I., Mirawati, & Hasrawati, A. (2024). Evaluasi pelaksanaan dispensing sediaan steril di bagian rawat inap Rumah Sakit Mega Buana Kota Palopo. Makassar Pharmaceutical Science Journal, 2(1). https://doi.org/10.33096/mpsj.v2i1.127
Rambe, R., Gultom, E. D., Zulfikri, Z., Rani, Z., Susanti, E., & Athaillah, A. (2023). Evaluasi dispensing sediaan steril antibiotik pada pasien pediatri di Rumah Sakit X. Forte Journal, 3(2), 167–176. https://doi.org/10.51771/fj.v3i2.636
Retno Sari, D., Isadiartuti, D., Rijal, M. A. S., Retnowati, D., Ratri, D. M. N., Diyah, N. W., & Wahyuni, T. S. (2023). Peningkatan kompetensi apoteker dalam penanganan sediaan steril pada fasilitas kesehatan di Lampung. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 7(1), 114–122. https://doi.org/10.20473/jlm.v7i1.2023.114-122
Rusmiyati, E., & Anggraini, T. D. (2022). Kesesuaian aseptik dispensing injeksi antibiotik pada pasien anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), 11(2), 1–8. https://doi.org/10.37013/jf.v11i2.175
Sari, N., Sumarny, R., Laksmitawati, D. R., & Nurcholis, W. (2023). Implementation of aseptic dispensing for non-cytostatic injectable drugs in the internal medicine inpatient ward of “X” Hospital, West Java. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(1), 218–226. https://doi.org/10.33860/jik.v17i1.1855
Sivika-Peltonen, S., Hakoinen, S., Järvinen, M., Airaksinen, M., & Laaksonen, R. (2017). Errors and risk factors in the preparation of intravenous admixtures in hospital pharmacies. European Journal of Hospital Pharmacy.
Ulfa, F. N., Achmad, A., & Triastuti, E. (2017). Uji kesesuaian aseptic dispensing berdasarkan Pedoman Dasar Dispensing Sediaan Steril Departemen Kesehatan RI di ICU dan NICU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 3(1), 33–38. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2017.003.01.5
United States Pharmacopeia. (2023). General chapter <797>: Pharmaceutical compounding—Sterile preparations. USP–NF. https://doi.org/10.31003/USPNF_M99925_08_01
World Health Organization. (2022). WHO good manufacturing practices for sterile pharmaceutical products (WHO Technical Report Series No. 1044, Annex 2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yenni Sri Wahyuni, Tika Afriani, Ariesta Kirana Efmisa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












