Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Dismenorea dengan Penanganan Dismenorea Pada Remaja Putri di SMAS Xaverius Bukittinggi

Penulis

  • Rani Sagita Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Yossi Fitrina Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Sri Hayulita Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i2.235

Kata Kunci:

Tingkat Pengetahuan Dismenorea Pada Remaja Putri, Penanganan Dismenorea Pada Remaja Putri.

Abstrak

Dismenorea sering kali mengalami rasa nyeri diperut bagian bawah yang muncul sebelum atau selama menstruasi dan dapat menyebar ke punggung bawah atau paha. Sakit pinggang dan punggung yang terjadi pada masa menstruasi yang terjadinya karena peningkatan hormon prostaglandin, yang mana hormon ini berfungsi untuk memicu kontraksi otot rahim untuk mengeluarkan darah menstruasi dari dalam. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan tentang dismenorea dengan penanganan dismenorea pada remaja putri di SMAS Xaverius Bukittinggi. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif, dengan Teknik total sampling dalam menentukan jumlah sampel sebanyak 121 remaja putri. Menggunakan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan hasil lebih dari separoh Tingkat Pengetahuan Dismenorea Pada Remaja yaitu 50 remaja putri 41.3% dengan kategori baik, 63 remaja putri 52.1% dengan kategori cukup, 8 remaja putri 6.6% dengan kategori kurang. Sedangkan penanganan dismenorea sebanyak 5 remaja putri 4.1% dengan kategori baik, 56 remaja putri 46.3% dengan kategori cukup, 60 remaja putri 49.6% dengan kategori kurang. Hasil Uji Spearman rho menunjukkan nilai signifikan p=value (0.010) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat pengetahuan tentang dismenorea dengan penanganan dismenorea pada remaja putri di SMAS Xaverius Bukittinggi tahun 2026.

Referensi

Aisyaroh, N., Hudaya, I., & Safitri, S. (2022). Faktor yang menyebabkan dismenorea pada remaja. Jurnal Health Sains, 3(11), 1699–1707. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i11.677

Amelia, W. S. (2024). Penanganan dismenore. 9, 250–257.

Apriliani, N. K. I., Citrawati, N. K., & A. S. S. (2025). Gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenorea secara nonfarmakologi, 8(1), 185–192.

Astuti, L. P. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan remaja putri dengan perilaku. Ilmu Kesehatan, 6(1), 34–37.

Dewi, N. K. R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore [Karya ilmiah, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali].

Kistriyono, M. D. F. H. A. L. H. I. (2021). Penguatan pengetahuan remaja putri untuk melakukan penanganan disminorea dengan konsumsi temulawak. Jurnal Hospital Majapahit, 13(2), 20–30.

Latifah, L., Darajati, N. M., & Kartikasari, A. (2024). Adolescents’ knowledge, attitudes, and non-pharmacology practice of treating dysmenorrhea. Journal of Bionursing, 6(2). https://doi.org/10.20884/1.job.2024.6.2.13156

Pakpahan, E. K., Suhaid, D. N., & Irawan, Y. L. (2026). Knowledge matters: The relationship between menstrual health literacy and dysmenorrhea management in Indonesian adolescents. Women, Midwives and Midwifery, 6(2), 10–26. https://doi.org/10.36749/wmm.6.2.10-26.2026

Pasaribu, B. S. (2022). Metodologi penelitian. UUP Academic Manajemen Perusahaan YKPN.

Pati, E., Purba, N., Rompas, S., & Karundeng, M. (2024). Hubungan pengetahuan dengan perilaku penanganan dismenore di SMA Negeri 7 Manado. Jurnal Keperawatan, 2(2), 1–7.

Putriana, Y., & Sulistianingrum, L. (2024). Hubungan tingkat penanganan mahasiswi STR Kebidanan Tanjungkarang tentang dismenorea dengan penanganan nyeri haid. 4(1), 25–32. https://doi.org/10.33024/mj.v4i1.14662

Putrisari, A. E. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan tentang dismenorea dengan penanganan dismenorea pada remaja putri. Jurnal E-Clinic, 3(1), 272–276.

Shalabi-Abbas, E., Dweikat, S., Al Gazawy, I., & Draghmah, S. (2018). Knowledge and self-care practices in adolescent girls living in Nablus district during menstruation: A cross-sectional study. The Lancet, 391(Suppl. 2), S10. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)30376-3

Sofyana, S. (2026). Dysmenorrhea management education and knowledge improvement among Indonesian adolescent girls: Edukasi manajemen dismenore dan peningkatan pengetahuan pada remaja putri di Indonesia. Journal of Current Health Sciences, 6(3), 163–172. https://doi.org/10.47679/jchs.2026188

Wong, C. L., Ip, W. Y., & Lam, L. W. (2016). Self-care strategies among Chinese adolescent girls with dysmenorrhea: A qualitative study. Pain Management Nursing, 17(4), 262–271. https://doi.org/10.1016/j.pmn.2016.04.001

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-27

Cara Mengutip

Rani Sagita, Yossi Fitrina, & Sri Hayulita. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Dismenorea dengan Penanganan Dismenorea Pada Remaja Putri di SMAS Xaverius Bukittinggi. Al-Syifa: Journal of Medical and Public Health Sciences, 1(2), 311–323. https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i2.235