Pembuatan dan Karakteristik Multikomponen Kristal Natrium Diklofenak dan Asam Sitrat Dengan Metode Solvent Evaporation
DOI:
https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i2.229Kata Kunci:
natrium diklofenak, asam sitrat, multikomponen kristal, solvent evaporation, disolusi, spssAbstrak
Natrium diklofenak merupakan obat non steroid antiinflamasi drug (NSAID) golongan Biopharmaceutics Classification System (BCS) Kelas 2 yang memiliki kelarutan rendah dalam air sehingga laju disolusi dan bioavailabilitasnya perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk multikomponen kristal natrium diklofenak dengan koformer asam sitrat guna memperbaiki kelarutan serta laju disolusi zat tersebut menggunakan metode solvent evaporation. Karakterisasi produk menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan terbentuknya pola difraksi baru, dan Spektroskopi FT-IR menunjukkan adanya pergeseran bilangan gelombang yang menandakan interaksi antarmolekul. Evaluasi meliputi uji penetapan kadar yang diperoleh sebesar 100,46% untuk natrium diklofenak murni dan 99,51% untuk multikomponen kristal, di mana kedua hasil tersebut memenuhi persyaratan farmakope. Uji disolusi dalam medium dapar fosfat pH 6,8 selama 60 menit menunjukkan persentase terdisolusi natrium diklofenak meningkat dari 32,95% (zat murni) menjadi 83,43% (multikomponen kristal), serta nilai efisiensi disolusi (ED₆₀) meningkat dari 15,03% menjadi 42,78%. Uji statistik menggunakan independent t-test dengan SPSS menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 untuk kedua sampel, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara keduanya dalam laju disolusi. Kesimpulannya, pembentukan multikomponen kristal natrium diklofenak-asam sitrat terbukti berhasil dan mampu meningkatkan laju disolusi natrium diklofenak secara signifikan.
Referensi
Aditya, M., Siwi, A., Nadhiroh, L., & Widara, R. T. (2024). Hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19, 14–19. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.2.2024.14-19
Adolph, R. (2016). British national formulary. British Medical Journal.
Aly, N. I., & Megawati, A. (2023). Hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dan obesitas terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Cendekia Journal of Pharmacy, 7(2), 187–195. https://doi.org/10.31596/cjp.v7i2.250
Apriliyani, W., & Ramatillah, D. L. (2019). Evaluasi tingkat kepatuhan penggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi menggunakan kuesioner MMAS-8 di Penang, Malaysia. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 4(3), 23–33.
Basri, A. H., Rachmawati, S. L., Prameswari, R. D., & Ayatullah, D. (2024). Pengaruh focus group discussion (FGD) dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap pasien hipertensi pralansia. Complementary Health Care Journals, 2(1), 104–111.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1995). Farmakope Indonesia (Edisi IV). Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Dhrik, M., Prasetya, A. A. N. P. R., & Ratnasari, P. M. D. (2023). Analisis hubungan pengetahuan terkait hipertensi dengan kepatuhan minum obat dan kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Medicamento, 9(1), 70–77. https://doi.org/10.36733/medicamento.v9i1.5470
Diana, T. R. P., Erniawati, W. A., & Eliza, D. A. (2025). Analisis pengaruh penggunaan leaflet syariah terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Gunung Pati Kota Semarang tahun 2024. Indonesian Journal of Medical and Pharmaceutical Science, 4(1).
Javier, F., Carolina, A., Barrales-Ruiz, H. L., & Dom, J. N. A. (2022). Kristal menuju pengembangan padatan farmasi multikomponen.
Karagianni, A., Malamatari, M., & Kachrimanis, K. (2018). Pharmaceutical cocrystals: New solid phase modification approaches for the formulation of APIs. Pharmaceutics, 10(1), 1–30. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics10010018
Turdiyanto, T., Iswandi, I., & Kuncahyo, I. (2023). Karakterisasi dan optimasi emulgel Na diklofenak dengan metode simplex lattice design. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina: Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 8(2), 239–252. https://doi.org/10.36387/jiis.v8i2.1414
Umar, S., Farnandi, R., Salsabila, H., & Zaini, E. (2022). Multicomponent crystal of trimethoprim and citric acid: Solid state characterization and dissolution rate studies. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10, 141–145. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.7920
Wathoni, N., et al. (2022). Molekul. Qalamuna, 14(2), 1–14. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v14i2.3166
Yuliandra, Y., Hutabarat, L. J., Ardila, R., Octavia, M. D., & Zaini, E. (2021). Enhancing solubility and antibacterial activity using multi-component crystals of trimethoprim and malic acid. Pharmacy Education, 21(2), 296–304. https://doi.org/10.46542/pe.2021.212.296304
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Intan Byduri Permata Sari, Rido Farnandi, Miftahul Jannah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












