Analisis dan Gambaran Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Dagusibu Pada Lansia Dengan Hipertensi dan Diabetes Melitus Di UPT Puskesmas Teluk Lecah Kecamatan Rupat

Penulis

  • Sila Patra Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Tika Afriani Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia
  • Ariesta Kirana Efmisa Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.150

Kata Kunci:

DAGUSIBU, Lansia, Hipertensi, Diabetes Melitus

Abstrak

Penyakit hipertensi dan diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh lansia dan memerlukan pengelolaan obat yang tepat. Salah satu upaya untuk meningkatkan penggunaan obat yang rasional adalah melalui penerapan prinsip DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang obat dengan benar). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan DAGUSIBU pada lansia dengan hipertensi dan diabetes melitus di UPT Puskesmas Teluk Lecah Kecamatan Rupat. Penelitian ini menggunakan pendekatan prospektif, rancangan yang digunakan adalah one group pretest – posttest design dengan jumlah responden sebanyak 100 orang, teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat yaitu uji Wilcoxon test dan chi-square. Hasil penelitian berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 pada variabel penerapan DAGUSIBU antara pre-test dan post-test. Sedangkan uji hubungan Chi Square Nilai p-value variabel Usia 0.031, Variabel pendidikan 0,000, variabel pengetahuan 0,000, variabel sikap 0,000, variabel dukungan keluarga 0,000 (p<0.05), yang mana menunjukkan semua variabel mempunyai hubungan yang signifikan dengan praktik penerapan DAGUSIBU. Dengan adanya pemberian edukasi, sikap yang positif dan dukungan keluarga yang baik maka praktik penerapan DAGUSIBU juga menjadi baik. Hasil ini menu

Referensi

Afifah, N. (2023). Gambaran kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pasien hipertensi komorbiditas diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Lampung tahun 2022 [Tugas akhir]. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

Alamsyah, R. (2017). Efektivitas penggunaan media messenger WhatsApp dan Line untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa non-kesehatan tentang DAGUSIBU obat [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

American College of Cardiology, & American Heart Association. (2017). Guideline for the prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults. Hypertension, 71(6), e13–e115.

American Diabetes Association. (2021). Standards of medical care in diabetes—2021. Diabetes Care, 44(Suppl. 1), S1–S232.

Ananda, C. (2025). Gambaran perencanaan dan pengadaan obat di apotek cilik [Tugas akhir]. Politeknik Harapan Bersama.

Anggraeni, D., Hapsari, I., & Galistiani, G. F. (2025). Kepatuhan pasien hipertensi dan polifarmasi. Journal of Syntax Literate, 10(5).

Aziz, et al. (2020). Dasar-dasar ilmu penyakit dalam: Diabetes melitus. MedPress.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik penduduk lanjut usia.

Choiriyah, L., et al. (2022). Perilaku lansia dalam mendapatkan obat secara mandiri di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 115–123.

Djuria, N. (2018). Farmasi komunitas dan DAGUSIBU. EGC.

Fadila, R. A. (2025). Edukasi dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman, 3(1), 1–7.

Faswita, R. (2024). Gambaran hiperglikemia pada pasien DM tipe 2. Jurnal Kesehatan Metabolik, 88–94.

Fitria, N., Hidayat, M. A. P., Wati, E. A., Fathikasari, A. C., Adella, M. J. F., Rahmadani, J. A., et al. (2024). Pengetahuan dan praktik pengelolaan obat pada lansia penderita hipertensi dengan dan tanpa diabetes melitus dengan status polifarmasi. Jurnal Farmasi Komunitas, 11(2).

Hamdani, S., Nuari, D. A., & Rahayu, T. (2021). Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Universitas Garut pada penggunaan antibiotik. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 12(2), 132–140.

Haris, H., Aris, M., & Muliyadi, M. (2019). Peningkatan pengetahuan lanjut usia melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan media PowerPoint. Media Karya Kesehatan, 2(2).

Hasanah, U. (2019). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat pada penderita gangguan jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 87.

Ikatan Apoteker Indonesia. (2015). Pedoman program DAGUSIBU: Dapatkan, gunakan, simpan, dan buang obat dengan benar.

Ikatan Apoteker Indonesia. (2022). Pedoman DAGUSIBU: Dapatkan, gunakan, simpan, dan buang obat dengan benar.

Ischak, et al. (2024). Dasar-dasar diabetes melitus.

Kalangi, B. S., Saepudin, D., Asnar, E. S. M., Nugroho, T., & Yuliaty, F. (2025). Pengaruh faktor kesadaran, pekerjaan, dukungan keluarga, sosial ekonomi dan tenaga medis terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 11262–11284.

Kartikasari, W. (2019). Gambaran pengetahuan pasien hipertensi tentang penggunaan obat antihipertensi amlodipin di Puskesmas Ampelgading Kabupaten Malang [Skripsi]. Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang.

Kembaran, D. D. (2019). Edukasi tata laksana nonfarmakologi untuk pencapaian tekanan darah terkontrol pada penyandang hipertensi di Posbindu PTM.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pengelolaan obat di rumah tangga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021.

Konsistensi. (2013, March 15). Uji validitas data dengan rumus Pearson SPSS. https://www.konsistensi.com/2013/03/uji-validitas-data-dengan-rumus-pearson.html

Kurniawan, A. W. (2020). Pengaruh manajemen DAGUSIBU terhadap self-management pada penderita hipertensi [Skripsi]. STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.

Lestari, L., & Zulkarnain, Z. (2021). Asuhan keperawatan klien dengan gangguan endokrin. Pustaka Baru Press.

Manuntung, A. (2018). Terapi perilaku kognitif pada pasien hipertensi. Wineka Media.

Michael, et al. (2014). Hypertension: Classification, pathophysiology, and management. McGraw-Hill Education.

Miming, A. (2023). Hipertensi: Konsep, penatalaksanaan dan pencegahan. EGC.

Nuraini, et al. (2023). Gejala klinis umum pada pasien diabetes melitus tipe 2 di layanan primer. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, 5(2), 123–130.

Pangestu, Y. M. (2024). Gambaran pengetahuan penyimpanan dan pembuangan obat di masyarakat [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Paranoan, R. (2019). Analisis efektivitas dan efek samping penggunaan antihipertensi pada pasien gagal ginjal kronik [Skripsi]. Universitas Hasanuddin.

Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia. (2020). Pedoman tatalaksana hipertensi.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia.

Pikir, B. S. (2015). Hipertensi: Manajemen komprehensif. Airlangga University Press.

Pramono, et al. (2023). Identifying relevant diabetes and hypertension control management guidelines in primary healthcare and community settings in Indonesia. BMC Health Services Research, 23, 450.

Putri, A. M., & Rosadi, H. (2023). Efektivitas edukasi DAGUSIBU terhadap perilaku penggunaan obat pada lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 34–42.

Ramadhani, J., Erlianti, K., & Fauzi, M. (2024). Sosialisasi DAGUSIBU obat hipertensi dan diabetes melitus. Jurnal Pengabdian Kalam, 3(3), 112–117.

Ratnawati, D., Wahyudi, C. T., & Zetira, G. (2019). Dukungan keluarga berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(2), 585–593.

Riza, M., & Sutajaya, M. (2024). Integrasi teori behavioral dalam edukasi kesehatan untuk perubahan perilaku. Prima: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(1), 232–241.

Rizka, & Pratiwi. (2020). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan lansia tentang penggunaan obat yang rasional. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 45–52.

Roslandari, L. M. W. (2020). Hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pengobatan pasien hipertensi rawat jalan. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 5(2), 131–139.

S. (2015). Fisiologi kardiovaskular dan hipertensi. EGC.

Sappaile, B. I. (2007). Konsep instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 379–391.

Savira, M., Ramadhani, F. A., Nadhirah, U., Lailis, S. R., Ramadhan, E. G., Febriani, K., et al. (2020). Praktik penyimpanan dan pembuangan obat dalam keluarga. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 38.

Setiyorini, E., & Wulandari, N. A. (2018). Asuhan keperawatan lanjut usia dengan penyakit degeneratif (Vol. 1). Media Nusa Creative.

Siahaan, A. M. (2022). Tatalaksana geriatri dengan diabetes melitus. Jurnal Medik dan Rehabilitasi, 4(3).

Sitepu, D. E., Primadiamanti, A., & Safitri, E. I. (2024). Hubungan usia, pekerjaan dan pendidikan terhadap tingkat pengetahuan DAGUSIBU. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 196–204.

Sugiyono. (2019a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019b). Variabel independen. Jurnal Akuntansi, 51(1).

Sunandar, K., Ardiwinata, J. S., Suryadi, A., & Shantini, Y. (2025). Pemberdayaan lansia sebagai kunci perilaku hidup sehat. Jurnal Riset Kesehatan, 17(1), 316–330.

Susilawati, & Isnawati. (2021). Gambaran status kesehatan lansia dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 45–52.

Widiyono. (2022). Buku ajar keperawatan medikal bedah: Sistem kardiovaskular. EGC.

World Health Organization. (2019). Medication safety in polypharmacy. WHO.

Zhohiroh, J. F. Z., & Utama, W. T. (2023). Pengetahuan masyarakat dalam penyimpanan dan pembuangan obat. Medical Profession Journal of Lampung, 13(2), 78–82.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Sila Patra, Tika Afriani, & Ariesta Kirana Efmisa. (2026). Analisis dan Gambaran Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Dagusibu Pada Lansia Dengan Hipertensi dan Diabetes Melitus Di UPT Puskesmas Teluk Lecah Kecamatan Rupat . Al-Syifa: Journal of Medical and Public Health Sciences, 1(1), 114–124. https://doi.org/10.1111/alsyifa.v1i1.150